Tampilkan postingan dengan label Aditya Kurniawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aditya Kurniawan. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juni 2010

"Demo Kutuk Israel di Monas dan Bundaran HI"

18

Kasus pembantaian relawan bantuan kemanusiaan di Gaza mendapat banyak kecaman dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Sudah banyak aksi yang dilakukan untuk mengecam tindakan tentara Israel yang menembaki para relawan bantuan kemanusian di Gaza. Termasuk aksi demo yang diselenggarakan oleh partai keadilan sejahtera pada 3 Mei 2010 di Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Demo yang dilakukan untuk mengecam dan mengutuk tindakan Israel pada palestina, di hadiri hampir seratus ribu orang. Aksi ini dihadiri juga oleh para pejabat tinggi negara. Demo yang dilakukan secara longmarch dari Monumen Nasional sampai Bundaran Hotel Indonesia ini mengakibatkan kemacetan total sepanjang jalan Thamrin, Jakarta pusat. Karena puluhan ribu orang memenuhi jalan Thamrin.

Berikut beberapa hasil foto yang berhasil diambil oleh wartawan foto dari Junal Kita, Aditya kurniawan. Sebagai gambaran suasana pada saat demo berlangsung,












Minggu, 06 Juni 2010

"West Java Jazz" kolaborasi musik modern dan tradisonal

21

Pagelaran music bertajuk “West Java jazz” yang di adakan oleh Fikom Unpad Bandung pada 21 Mei 2010 di Dago tea House, Bandung terlihat ramai meski hujan menguyur cukup deras. Acara ini terbilang unik di banding dengan pagelaran music lainnya. Karena dalam acara ini ada kolaborasi musik modern dengan musik tradisonal sunda.

“West Java Jazz” juga dimeriahkan dengan penampilan, Contraindigo, Ryan V, U.S, Coffe Shop, The Statement, Arumba Udjo, dan Endah n Rhesa.

Berikut adalah beberapa foto dari fotografer Aditya Kurniawan,









Sabtu, 05 Juni 2010

OLAH RAGA BARU, LARI DI ATAS AIR!!!

24


Mungkin sedikit aneh ketika mendengar nama olah raga baru ini, ya benar saja secara akal sehat berlari di atas air adalah hal yang tidak mungkin dilakukan oleh seorang manusia normal terkecuali orang tersebut mempunya keahlian khusus. Namun semua itu dapat dibantah dengan munculnya olah raga baru, lari di atas air ini.

Ini adalah olahraga tentang berjalan di atas air. Ilmu mengajarkan kita bahwa dengan sudut yang tepat dan kecepatan, apapun dapat terpental pada permukaan air untuk beberapa waktu sebelum tenggelam. Contoh yang sempurna adalah batu yang ketika dilempar dengan jumlah yang tepat kecepatan, spin dan sudut, mulai terpental pada air dan menyentuh permukaan berkali-kali sebelum tenggelam. Jika kita bisa mengikuti aturan yang sama yang memungkinkan batu untuk bangkit, kita juga bisa melakukannya.

Hal-hal yang diperlukan untuk kegiatan ini adalah ; karet berkualitas baik sepatu lari. Yang harus Agan lakukan adalah mulai berjalan menuju tepi danau dan terus berjalan dengan kecepatan penuh setiap langkah di sudut seperti bahwa alih-alih menepuk di air dengan seluruh kaki sekaligus, kaki harus skim permukaan dari tumit ke jari-jari kaki. Proses ini dapat disempurnakan hanya dengan praktek, tapi pasti ada kemungkinan untuk mengambil 3, 4 atau langkah lebih lanjut pada permukaan sebelum tenggelam.

dikutip dari : www.unic77.tk: Olahraga baru, lari di air!!

ini ada videonya kalo yang tidak percaya :




PONDS TEENS CONCERT 2010 MENGHADIRKAN DASHBOARD CONFESSION

18

Jakarta-Semarak acara Ponds Teens Concert yang diadakan dilapangan D gelora bung karno, Senayan, Jakarta pusat, pada (29/05), sangat ramai. Sedikitnya tiga puluh ribu orang mendatangi pagelaran musik yang diadakan oleh salah satu perusahaan pembersih muka Ponds. Konser Ponds Teens Concert ini dimeriahkan oleh berbagai band terkenal Indonesia diantaranya Nidji, The Changcuters, THE S.I.G.I.T, Efek Rumah Kaca, dan masih banyak lagi.

Selain itu dalam Ponds Teens concert kali ini, dimeriahkan juga oleh Band asal Amerika Serikat Dashboard Confessional, Band yang dipimpin oleh Chriss Barbara ini berhasil menghipnotis pengunjung untuk menyaksikan penampilan mereka di Ponds Teens Concert 2010 ini. Menurut Bayu(20) mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, “Acaranya keren banget, dengan tiket yang tidak begitu mahal saya bisa menikmati performce band-band terkenal, yang paling penting tuh gw bisa ngeliat performce dari Dashboard confessional, band favorite gw” jelas bayu.

Puncak Kemeriahan di Ponds Teens Concert 2010 terliahat saat Dashboard confessional membawakan salah satu lagu hitsnya berjudul Hands down, dan acara Ponds Teens Concert Ditutup dengan pesta kembang api bersama penampilan Terakhir dari Dashboard Confessional.

“DUNIA GEMERLAP"

18


“Bup bup bup bup..” Itulah suara pertama yang akan terdengar saat kita memasuki sebuah dunia gemerlap atau yang sering disebut “Dugem.” Sebuah dunia atau tepatnya sebuah tempat yang terlihat begitu indah dengan gemerlap lampu dan dentuman musik elktro dan RnB didalamnya.

Dunia yang bisa disambangi oleh kaum muda-mudi dan para eksekutif yang menyulkai “dunia malam,” ini menjanjikan banyak kesenangan dan berbagai hiburan sesaat. Kebanyakan dari mereka yang datang ke dalam dunia ini hanya untuk melepaskan penat mereka atas dunia asli diluar sana, tapi siapa sangka banyak juga dari mereka yang datang justru untuk mencari kesenangan semalam atau yang biasa disebut “ONS” (one night stand).

Bahkan beberapa kaum hawa yang rela tubuhnya dijamah oleh akaum lelaki demi segelas minuman beralkohol. Sebuah keadaan yang sangat miris dan bertolak belakan bila di bandingkan dengan keadaan dunia yang “mungkin” hanya bisa disambangi oleh kalangan atas saja.

“dub dub dub dub dub” sekali suara music itu terdengar untuk kesekian kalinya mengantarkan mereka yang ingin bersenang-senang dan bedansa ria di tengah dentuman musik jenis RnB dan lebih membuat mereka masuk jauh lebih dalam ke “Dunia gemerlap” ini.

Apabila kita sedikit melihat lebih dalam ada sebuah keaadaan yang sangat lumrah di tempat ini, seperti cium pipi kanan pipi kiri, menjamah, bahkan ciuman bibir. Hal ini sangat contras dengan dunia aslinya, apa lagi di negara timur seperti Indonesia ini, yang sangat berpegan pada adat dan agama yang dipercayai hal seperti itu seharusnya menjadi hal yang tabu.

Tapi itulah “dunia gemerlap” sebuah dunia yang semua didalamnya bertolak belakang dengan keadaan dunia yang asli. Sebuah dunia yang hanya menyajikan kesenangan sesaat dalam semalam.

Minggu, 28 Maret 2010

Inilah Masa Depan koran Dengan Sentuhan Teknologi Terbaru

12

Koran memberikan banyak manfaat kepada kita. Sebagai sumber informasi, sumber bahan bacaan, bahkan referensi untuk kita. Koran juga dapat menjadi Media komunikasi massa yang cukup efektif untuk mempromosikan suatu produk. Karena sebab itulah dalam bahasa inggris benda ini disebut sebagai newspaper. Yup, kertas berita. atau surat kabar.

Sadar atau tidak, ada beberapa disadvantage yang kita peroleh dari koran. Bagi bumi tercinta, koran berperan besar menghabiskan stok hutan karena pemakaian kertas besar-besaran untuk mencetaknya. Setiap hari, jutaan exsemplar koran digandakan diseluruh dunia. Tentunya, jutaan kilo kertas pula yang dipakai untuk membuatnya. Dari sisi pengguna pemakaian kertas ini juga akan menambah biaya yang harus dikeluarkan untuk membaca informasi pada koran. Tentunya pengguna koran (pembaca) akan direpotkan juga dengan limbah koran yang menggunung setiap bulannya.

Nah, dari beberapa kesulitan tadi, muncullah ide untuk membuat koran tanpa kertas. Paperless newspapers. Agak Lucu juga konsepnya, Masa kertas berita tanpa kertas. Sekali lagi saya tekankan bahwa teknologi ini masih sebatas konsep, belum direalisasikan.

Konsep ini diintegrasikan dengan jam dinding digital. Update berita dilakukan melalui jaringan internet dengan perantara Wifi yang tertanam pada konsep ini. Pada malam hari, anda bisa meletakkan “koran” ini diatas receiver dan pada malam hari content yang telah terdownload akan “dicetak” ke bagian “koran”nya.









Koran ini sendiri sejatinya adalah sebuah display dengan ukuran tertentu (lihat gambar). Yang entah terbuat dari apa (saran:e-paper). Memiliki sifat fleksibel dan transparan saat tidak menampilkan berita. Koran ini juga dilenglapi dengan tombol untuk membaca halaman selanjutnya atau sebelumnya.

Lihat video ini agar anda lebih mudah memahami apa yang saya maksudkan,



Kelebihan dari Teknologi Paperless Newspaper

Dapat mengupdate berita secara cepat karena dilengkapi fitur Wifi dan memudahkan pengguna melihat brita terbaru.
Lebih simple dari Koran yang ada sekarang, karena hanya terdiri darisebuah layar tipis dan sebuah tombol untuk navigasi.
Paperless newspaper ini tersambung dengan sebuah jam alarm dimana apabila alarm itu berbunyi secara otomatis berita yang update pada pukul yang di set pada alarm akan mucul secara otomatis.


Kekurangan dari Teknologi Paperless Newspaper

Tidak bisa dibawa kemana-mana karena teknologi ini menempel pada sebuah jam alarm dan jam alarm itu menempel di sudut ruangan.
Teknologi ini masih sebuah konsep dan belum terealisasikan.

Tiga perubahan komunikasi setelah ditemukannya Paperless Newspaper
Technology

●Dari segi interactivity
Yakni antara manusia dengan alat. Sebagai contoh ketika pengguna ingin mengupdate berita secara langsung peperless newspaper akan mengupdate berita, karena Peperless Newspaper (Koran tanpa kertas) ini di lengkapi dengan fitur WiFi, jadi akan memudahkan pengguna untuj mengupdate berita.

●Dari segi Demassified

Tingkat kenyamanan dan kebutuhan informasi yang sangat besar akan membuat ketergantungan terhadap informasi kian tinggi. Si pengguna manginginkan berita yang update setiap saat dan pastinya pengguna bisa memilih berita apa saja yang pengguna ingin baca dan ketahui.

●Dari segi Asynchronous
Yang dimaksud disini adalah unsur keserempakan yang tidak berlaku lagi dalm era interaktif, dimana pengguna dapat mencari sebuaha informasi secara individual. Sebagai contoh apabila seorang pengguna paperless newspaper ingin mencari berita yang dia inginkan maka pengguna dapat mencarinya sendiri tanpa bantuan orang lain dan apabila penggun menginginkan berita yang paling update maka paperless newspaper ini akan mengupdate berita secara otomatis karena teknologi ini telah dilengkapi fitur WiFi. Kalau keserempakan tidak berlaku lagi di era interaktif maksudnya setiap orang mempunyai kebutuhan informasi yang berbeda jadi setiap orang tidak mungkin akan membuka berita yang sama sebab berita yang mereka butuhkan berbeda.